Bukhara, Kota Kecil yang Kaya Akan Sejarah

Seperti negara-negara di Asia tengah lainnya, aspek pariwisata Uzbekistan belum semasif Eropa atau wilayah Asia lain, namun negara ini justru punya magnet tersendiri.

Di Uzbekistan kita masih bisa menemui berbagai bangunan peninggalan kejaan Islam masa lampau yang masih terjaga dengan baik, bangunan-bangunan tersebut tersebar di seluruh penjuru kota Bukhara.

Ratusan peninggalan arsitektur Islam tersebut menyulap Bukhara sebagai kota paling suci di Asia Tengah. Terdapat lebih dari 140 peninggalan arsitektur yang dibangun pada abad pertengahan. Beberapa diantaranya bahkan dibuat sekitar 2.300 tahun silam. Mengelilingi kota ini dengan berjalan kaki bisa menjadi pilihan yang paling pas, karena Bukhara tergolong kota kecil.

Tempat yang menjadi tujuan pertama Anda adalah kota tua Labi-have. Ada tiga bangunan kuno yang bisa Anda nikmati di kota ini yakni Kukuldash Madrassah, Nadir Devanbegi Madrassah, dan Nadir Devanbegi Khanaka. Ketiganya dibangun pada abad ke-16 masehi, ditandai oleh mosaik berwarna-warni yang memenuhi dinding semennya.

Selain itu terdapat juga menara Kalon yang dibangun pada tahun 1127. Menara Kalon dikenal sebagai ‘Menara Kematian’ karena menjadi tempat eksekusi para petindak kriminal. Selanjutnya ada Ark Citadel, komplek benteng pertahanan nan megah, di sini terdapat istana, kuil, barak, tempat belajar, bahkan penjara.

Tak seberapa jauh dari kompleks benteng ini terdapat ratusan bangunan kuno nan indah di antaranya adalah Mausoleum of Samani, The Mosque of Chor-Minor, Madrasah of Ulugbek, dan The Palace of Emir of Bukhara. Jika hari menjelang sore, sebaiknya Anda menghabiskan waktu di Silk Road Spices Tea House yang merupakan tempat nongkrong terbaik di kota Bukhara.

Sesuai namanya, kedai teh ini menyajikan beragam teh rempah dan herbal, di kedai ini tersedia teh Saffron dan teh jahe, kopi yang dicampur bubuk kapulaga, teh hijau, dan teh hitam khas lokal. Di kedai ini Anda bisa menyeruput secangkir kopi atau teh sambil menikmati senja di kota Bukhara.

Jika berkunjung di awal Juni mendatang, Anda bisa mengikuti Silk & Spices Festival yang diadakan rutin tiap tahunnya.

Iklan

Berikan Tanggapan kamu yah ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s