Rotan Muda, Menu Favorit Berbuka di Mandailing

Mendengar kata rotan, tentunya dibenak Anda adalah bahan baku membuat furniture, seperti kursi atau meja rotan. Tidak ada di benak Anda apalagi membayangkan kalau rotan dijadikan makanan.

Tapi di Mandailing, Sumatera Utara, rotan muda justru dijadikan menu favorit berbuka puasa. Kuliner tradisional berbentuk bambu-bambu kecil ini biasa disebut Pakkat.

Cara mengonsumsi Pakkat tentunya tidak begitu saja. Bambu-bambu kecil ini terlebih dahulu dibakar sekaligus untuk menghilangkan getah-getahnya. Setelah dibakar, Pakkat bisa dijadikan lalapan ditemani kecap dan sambel terasi atau belacan, istilah di Medan.

Pakkat dimakan karena bisa menambah selera makan. Sehingga tidak sedikit orang yang mengolah pakkat menjadi masakan, seperti gulai. Di bulan puasa begini, Pakkat menjadi salah satu makanan favorit warga Mandailing.

Meski rasanya sedikit pahit, tapi warga Mandailing sangat menyukai Pakkat khususnya di bulan puasa.  Karena sangat baik bila dikonsumsi dengan kondisi perut yang kosong hampir seharian.

Mau coba?

Iklan

Berikan Tanggapan kamu yah ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s